Pilih mana? Bagiku ya tentunya prioritas utama tetap pada pekerjaan dong! Kalau gara-gara kerajinan nge-blog sampai membuat pekerjaanku di perusahaan terbengkalai, performaku dinilai menurun, atau mungkin saja mengancam kepulan asap dapur, tentu aku sama sekali tidak menghendakinya. Bagaimanapun menulis blog bagiku masihlah di level hobi, yang kuakui addicted banget memang…
Tapi kalau keinginan nge-blog begitu kuat dan waktu yang dimiliki tidak banyak, lalu bagaimana? Ya aku tunda dulu nge-blog dan memfokuskan diri pada pekerjaan. Ide-ide tulisan yang ada untuk sementara disimpan dulu. Atau paling tidak dibuatkan draft-nya saja untuk nanti diperbaiki. Itupun off-line. Kalau bisa on-line, aku cenderung untuk sekalian di-publish saja, yang jika nanti perlu diperbaiki, ya nanti diperbaiki.
Sekarang ketemu kan jawabannya kenapa seminggu (bahkan untuk blog ini 10 hari lebih) aku tidak posting apa-apa? Harap maklum ya…
Sama, aku juga lagi “ngefans” banget ama blog. tugas2 juga jadi terbengkalai
setuju..
kuncinya ada pada bagaimana kita menentukan skala prioritas sebenarnya. bagi saya yang memang terkoneksi ke internet di kantor (dimana saya harus lebih fokus ke pekerjaan), prioritasnya adalah bekerja. lain halnya kalau saya koneksi internet di rumah misalnya, dimana untuk saat ini tidak tersedia jaringan (cable atau wireless).
thanks untuk Vandy dan Topan yang udah mampir.
[...] by ardal 2 minggu lebih aku tidak menulis apa-apa di sini. Bagi yang ingin tahu kenapa, silakan ke sini untuk mendapatkan [...]
[...] Namanya juga ngeblog di kantor, waktunya termakan oleh tugas dan pekerjaan karena memang harus tetap itu yang menjadi prioritas, bukan? Ingat tulisan ini? [...]